Banda Aceh ( Berita ) : Kepolisian daerah (Polda) Aceh akan
memprioritas santri atau lulusan sekolah agama untuk menjadi calon
anggota polisi di provinsi setempat. “Prioritas penerimaan calon anggota
Polri dari santri atau lulusan sekolah agama adalah salah satu upaya
melahirkan polisi beraklak mulia,” kata Kapolda Aceh, Irjen Pol Iskandar
Hasan di Banda Aceh, Rabu [14/12].
Ia menyampaikan hal tersebut sebagai salah satu upaya memperbaiki Sumber Daya Manusia di institusi Polri di provinsi paling ujung barat Indonesia itu.Dijelaskannya, setiap bagian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan ditempati oleh anggota polisi yang baik.”Kita ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dan anggota polri yang bermasalah akan ditarik untuk dibina,” katanya.
Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk mencari dan memprioritaskan
calon aparat penegak hukum yang memiliki moral sehingga melahirkan
polisi terbaik di masa mendatang.”Kami yakin dengan moral yang baik akan
melahirkan anggota polisi yang baik pula,” katanya.
Ia menambahkan, prioritas penerimaan santri dan lulusan sekolah agama
tersebut akan dimulai dari tahun 2012. Kapolda mengatakan penerimaan
calon anggota Polri dari santri dan sekolah agama tersebut juga
mengikuti aturan yang berlaku dalam penerimaan. ”Jika mereka memenuhi
syarat maka mereka akan menjadi prioritas,” demikian Kapolda.
Terbuka Dengan Media
Kepala kepolisian daerah (Polda) Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan menyatakan pihaknya terbuka dalam memberikan berbagai informasi kepada media di provinsi setempat.
“Polda Aceh akan memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan publik sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Semua informasi akan kami berikan tanpa ada yang ditutupi,” katanya di Banda Aceh, Rabu.
Hal itu disampaikan disela-sela silaturrahmi Kapolda Aceh bersama
pimpinan media dan rekan-rekan jurnalis di ibu kota Provinsi Aceh, Banda
Aceh.
Menurut dia, berbagai informasi
yang diberikan tersebut akan menjadi salah satu upaya menciptakan
ketertiban masyarakat yang lebih kondusif dan membangun kinerja yang
lebih baik.”Artinya, keburukan itu bukan untuk disembunyikan melainkan
untuk diketahui agar bisa diperbaiki di masa mendatang,” katanya.
Karena itu, dalam menyajikan berbagai informasi
dimedia massa diharapkan dapat memberikan pemikiran yang lebih
konstruktif terhadap pembaca sehingga tidak terjebak dengan berbagai isu
yang berkembang.
Menurut dia, pemberitaan yang tidak membangun dan lebih
mengendepankan provokatif akan mampu membawa ketidaknyamanan terhadap
keamanan di provinsi itu.”Semua kita harus memberikan edukasi yang lebih
baik terhadap pembaca,” katanya.
Iskandar mengakui hubungan yang dibangun institusi polri dengan media
massa di Aceh tidak mengalami hambatan dan ini akan terus ditingkatkan
di masa mendatang.
Pihaknya optimistis, hubungan kerja sama saling mendukung yang
dilakukan kedua pihak akan mampu mewujudkan ketertiban masyarakat dan
menjaga perdamaian yang terbina di bumi Iskandar Muda itu.
Ia menambahkan, pihaknya juga mengajak jajarannya untuk terus
meningkatkan kemitraan dengan masyarakat dan semua elemen dalam upaya
menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di berbagai kawasan.
“Hubungan kemitraan sangat penting karena melalui kemitraanlah berbagai
infomasi diperoleh dan dapat dilakukan penyelesaianya,” demikian
Iskandar. (ant )
http://beritasore.com/2011/12/15/polda-aceh-prioritaskan-santri-jadi-calon-polisi/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar