Di suatu masjid seperti biasa selepas shalat shubuh, seorang pemuda
duduk di masjid sambil menunggu matahari terbit. Dia bukan hanya sekedar
duduk santai ketika itu, tetapi dia membuka beberapa lembaran Al Qur’an
yang telah dihafalnya dan dia mengulang-ulang untuk menguatkan dalam
hatinya. Setelah itu, dia tidak lupa berdzikir dengan bacaan dzikir yang
telah dituntunkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika
pagi. Namun, ada suatu kondisi yang berkebalikan. Di belakang dia
terdapat seorang pemuda juga yang sebaya dengannya. Ketika sehabis
shalat shubuh dan membaca dzikir setelah shalat, pemuda yang kedua ini
malah mengambil tempat di belakang. Sambil bersandar di dinding dan
akhirnya perlahan-lahan kepalanya tertunduk kemudian tertidur pulas
hingga matahari terbit.