a
| PENGUMUMAN ►► |
Tampilkan postingan dengan label Kabar Persyarikatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar Persyarikatan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 12 April 2013
Kamis, 11 April 2013
PERUBAHAN KETENTUAN PENCALONAN DALAM PEMILU DAN PEMILUKADA DARI LINGKUNGAN PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
PERUBAHAN KETENTUAN PENCALONAN DALAM PEMILU DAN PEMILUKADA DARI LINGKUNGAN PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH.
Silakan unduh di sini:
Kisah Tokoh Muhammadiyah
Sebuah tulisan Arofah Firdaus pada http://www.facebook.com/groups/warga.muhammadiyah
Kaum Muda Muhammadiyah tengah menebak – nebak, apa yang terjadi jika kedua tokoh Muhammadiyah itu saling berhadapan. Siapa lebih tangguh? siapa lebih banyak pendukung, dan bagaimana siding Tanwir nanti berjalan?
Kedua tokoh yang saling berhadapan itu ialah Buya Hamka dan K.H. Farid Ma’ruf. “kami yang muda–muda tidak sabar kedatangan sidang tanwir itu. Kami sangat antusias untuk menyaksikan kedua tokoh itu berdebat di atas mimbar. Tak sabar seperti menanti pertarungan antara Muhammad Ali melawan Joe Frazier,“ kenangan pak Djarnawi dalam tulisan menyambut 70 tahun Buya Hamka yang menjadi sumber tulisan ini.
Sabtu, 29 Desember 2012
Sekolah Muhammadiyah Diminati Orang Kristen
Di manakah kita bisa menjumpai sekolah-sekolah milik sebuah organisasi muslim yang mayoritas siswanya adalah non-muslim?
Hubungan
Kristen-muslim di Indonesia sering kali dihubungkan dengan konflik,
ketidakharmonisan dan permusuhan. Mungkin cukup mengejutkan bagi banyak
orang kalau ternyata sekolah-sekolah semacam itu ada di berbagai tempat
di Indonesia.
Jumat, 01 Juni 2012
Akpar Muhammadiyah Bentuk Badan Penjamin Mutu
Akpar Muhammadiyah Bentuk Badan Penjamin Mutu - Serambi Indonesia
BANDA ACEH - Akademi Pariwisata (Akpar) Muhammadiyah Aceh, mulai tahun ini akan membentuk Badan Jaminan Mutu (BJM) untuk memonitoring mutu pendidikan di perguruan tinggi swasta itu. Pembentukan BJM yang nantinya akan mengembangkan model perkuliahan berstandar internasional, diawali dengan workshop kepada 50 tenaga pengajar, Rabu (30/5).
BANDA ACEH - Akademi Pariwisata (Akpar) Muhammadiyah Aceh, mulai tahun ini akan membentuk Badan Jaminan Mutu (BJM) untuk memonitoring mutu pendidikan di perguruan tinggi swasta itu. Pembentukan BJM yang nantinya akan mengembangkan model perkuliahan berstandar internasional, diawali dengan workshop kepada 50 tenaga pengajar, Rabu (30/5).
Jumat, 25 Mei 2012
Muhammadiyah Dirikan Dayah Berbasis IT
Muhammadiyah Dirikan Dayah Berbasis IT - Serambi Indonesia
BANDA ACEH - Organisasi Muhammadiyah Aceh, mendirikan dayah/pesantren berbasis Information Technology (IT), Jurnalistik, dan Tahfiz Quran, di Sibreh, Aceh Besar. Dayah yang diberi nama Baitul Arqam ini, mulai menerima murid tahun ini.
Unsur Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Aceh, Ustaz Muharrir Asy’ari Lc, MAg mengatakan, pendirian dayah berbasis IT, jurnalistik, dan tahfiz Quran ini, berawal dari pemikiran tentang pentingnya pengenalan teknologi dan jurnalistik bagi generasi Aceh sejak dini.
“Kedua ilmu pengetahuan itu akan kita padukan dengan pendidikan moral yang bersumber dari Alquran dan Hadits Rasulullah. Karenanya, tahfiz Alquran juga menjadi program unggulan di dayah ini,” kata Muharrir Asy’ari kepada Serambi di Banda Aceh, Kamis (24/5).
BANDA ACEH - Organisasi Muhammadiyah Aceh, mendirikan dayah/pesantren berbasis Information Technology (IT), Jurnalistik, dan Tahfiz Quran, di Sibreh, Aceh Besar. Dayah yang diberi nama Baitul Arqam ini, mulai menerima murid tahun ini.
Unsur Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Aceh, Ustaz Muharrir Asy’ari Lc, MAg mengatakan, pendirian dayah berbasis IT, jurnalistik, dan tahfiz Quran ini, berawal dari pemikiran tentang pentingnya pengenalan teknologi dan jurnalistik bagi generasi Aceh sejak dini.
“Kedua ilmu pengetahuan itu akan kita padukan dengan pendidikan moral yang bersumber dari Alquran dan Hadits Rasulullah. Karenanya, tahfiz Alquran juga menjadi program unggulan di dayah ini,” kata Muharrir Asy’ari kepada Serambi di Banda Aceh, Kamis (24/5).
Selasa, 17 Januari 2012
Minggu, 11 Desember 2011
102 Tahun Muhammadiyah, Sebagai Gerakan Perubahan
Yogyakarta- Muhammadiyah menjadi sebuah gerakan
perubahan bagi kehidupan masyarakat di Indonesia. Muhammadiyah yang
berdiri pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 H, sampai dengan usianya ke 102
tahunnya, telah banyak memberikan perubahan kepada para masyarakat dari
segi pendidikan, ekonomi, social dan aspek kehidupan masyarakat lainnya.
Demikian disampaikan oleh Din Syamsuddin Ketua Umum Pimpinan Pusat
Muhammadiyah dalam sambutannya diacara Milad Muhammadiyah ke 102 tahun
di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Minggu
(11/12/2011). Acara ini juga dihadiri oleh ribuan kader Muhammadiyah
Propinsi Di.Yogyakarta dan daerah sekitarnya.
Din menjelaskan bahwa perubahan tersebut tidak semata datang dengan
sendirinya tapi berkat kerjasama yang telah dilakukan mulai dari
pimpinan ranting, cabang dan wilayah Muhammadiyah. “Perubahan ini adalah
hasil kerja sama seluruh elemen dalam Muhammadiyah mulai dari pimpinan
ranting, cabang dan wilayah Muhammadiyah yang tersebar diseluruh pelosok
Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut Din menyampaikan bahwa perubahan tersebut meliputi
berbagai bindang yang mencakup kehidupan masyarakat. “Sebagai contoh
perubahan yaitu dalam bidang pendidikan ditandai dengan lahirnya
institusi pendidikan mulai dari taman kanak-kanak sampai dengan
perguruan tinggi yang memiliki kualitas yang baik dan masih banyak
perubahan dalam bidang lainnya,” tuturnya.
Din menambahkan dalam perjalanan 102 tahun ini banyak rahmat dan nikmat
yang diberikan Allah SWT. “Dengan usia 102 tahun ini tentu banyak
limpahan rahmat yang telah diberikan maka dari itu kita harus terus
bersyukur atas segala rahmat dan nikmat yang telah dilimpahkan kepada
Muhammadiyah” tambahnya.
Din berharap apa yang telah dicapai oleh Muhammadiyah sampai saat ini
akan tetap dipertahankan dan dikembangkan lebih baik lagi demi
kemaslahatan umat. “Semoga apa yang telah dicapai oleh Muhammadiyah
sampai dengan saat ini dapat terus dipertahankan dan diperbaharui sesuai
dengan apa yang diharapkan oleh umat dan Muhammadiyah dapat terus
berkiprah sebagai gerakan dakwah yang membawa perubahan,” harapnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Katak Hendak Menjadi Lembu adalah salah satu karya roman Angkatan Pujangga Baru. Roman ini termasuk roman kejiwaan yang cukup mendap...