a

PENGUMUMAN ►►DAFTAR NAMA-NAMA SISWA YANG LULUS UJIAN SEMESTER MATA PELAJARAN MATEMATIKA. NILAI AKHIR KELAS IX : NABILA ARIFA ZAHRA 100, MUHAMMAD YUMASHURI 90, DAYU ISRAKY NASUTION 90, SAID SADAM FIRDAUS 90, FARIS AL-KAUSAR 85, RAFI IRAWAN 75 *********** NILAI AKHIR KELAS VIII : NADIA FITRIANDA MUZNI 82,5 NOVIA SARI 65 *********** NILAI AKHIR KELAS VII : SUTRIA BUNGA MAULIDA 70, MUHD. GHAZY AL-ZUHDI SYAHRA 65 :!!!
Tampilkan postingan dengan label UN 2013. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UN 2013. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 April 2013

Posko Ujian Nasional (UN) 2013

Dalam upaya memberikan layanan informasi dan menerima aspirasi masyarakat terkait dengan pelaksanaan Ujian Nasional 2012/2013 yang mulai berlangsung mulai tanggal 15-18 April 2013 untuk SMA dan sederajat serta tanggal 22-25 April 2013 untuk SMP dan sederajat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayan membuka Posko UN 2013.
Kepada masyarakat yang ingin menyampaikan pertanyaan maupun laporan pengaduan tentang pelaksanaan UN 2013 dapat menghubungi saluran Posko UN yang telah disediakan melalui:
  1. Posko UN Pusat Informasi dan Humas
a. Call Center : 177
b. Telepon : 021-5703303
c. Handphone : 0816979177
d. SMS : 0811976929
e. Fax : 021-5733125
f. Email : pengaduan@kemdikbud.go.id
g. Pengaduan Langsung : Gerai Informasi dan Media, Gedung C Lantai 1 Kemdikbud
h. Jadwal Posko : 13 - 26 April 2013
 i. Waktu Layanan                                        : Senin – Jumat : 07.00 s.d. 16.00 WIB
  : Sabtu – Minggu : 09.00 s.d. 16.00 WIB
  1. Posko UN  Inspektorat Jenderal
a. Telepon : 021-5736943
b. SMS : 081380477779
c. Fax : 021-5736943
d. Email un2013@itjen.kemdikbud.go.id
e. Waktu Layanan            : 24 Jam
  1. Posko UN  Pusat Penilaian Pendidikan
a. Telepon                      : 021-3853000
b. SMS : 082112342020
c. Fax : 021-3848821
c. Email : unpuspendik@kemdikbud.go.id
d. Jadwal Posko : 13 - 26 April 2013
e. Waktu Layanan : 07.00 s.d.21.00 WIB
Khusus kepada masyarakat  yang menyampaikan laporan pengaduan tentang pelanggaran UN harus menyampaikan laporan secara tertulis dan/lisan dengan menyebutkan:
  1. Identitas diri pelapor;
  2. Bentuk pelanggaran;
  3. Tempat pelanggaran;
  4. Waktu pelanggaran;
  5. Identitas pelaku pelanggaran;
  6. Bukti pelanggaran;
  7. Saksi pelanggaran

Rabu, 10 April 2013

Soal UN 2013 Juga Berbeda Antarkelas

JAKARTA, KOMPAS.com — Ujian nasional kali ini memiliki perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu terdapat 20 variasi soal untuk satu kelas sehingga tidak ada yang akan mendapatkan soal yang sama dalam satu kelas. Namun, ternyata tidak berhenti di situ, soal antarkelas pun dibuat berlainan.
Kepala Pusat Penerangan Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hari Setiadi mengatakan bahwa antara kelas A dan kelas B bisa jadi soalnya juga berbeda karena jumlah variasi paket soal setiap provinsi sebanyak 30 buah. Namun, dalam ruangan kelas tetap ada 20 variasi paket soal yang digunakan.
"Misalkan ada 20 orang maksimum di kelas itu, ya, 20 soal berbeda. Namunn, kan, tidak hanya 20 paket kalau untuk keseluruhannya," kata Hari di Kemdikbud, Jakarta, Rabu (10/4/2013).

Senin, 08 April 2013

UN 2013 Menggunakan Sistem Barcode, Peserta Perlu Ikuti Tahapan Kerja

UN 2013 Menggunakan Sistem Barcode, Peserta Perlu Ikuti Tahapan Kerja - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2013 akan sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Salah satunya adalah tahun ini UN menggunakan sistem barcode, dimana naskah soal dan lembar jawaban ujian nasional (LJUN) merupakan satu kesatuan.

UN 2013 Menggunakan Sistem Barcode, Peserta Perlu Ikuti Tahapan Kerja

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013 yang menggunakan sistem barcode tentu membuat peserta perlu mengikuti tahapan kerja sebelum mulai mengerjakan soal. Peserta UN 2013 yang tidak memastikan bahwa ia menjawab pada LJUN yang benar, sangat beresiko akan mendapat nilai yang jelek, karena saat dipindai, komputer akan keliru membaca.

"Tahapan kerja ini sudah kami cantumkan dalam Prosedur Operasi Standar (POS)," kata Kepala Balitbang Kemdikbud, Khairil Anwar Notodiputro, dikutip dari rilis Kemdikbud (13/03/2013).
Adapun tahapan kerja bagi peserta UN 2013 sebelum memulai ujian nasional adalah sebagai berikut :
Pertama, peserta harus memastikan bahwa antara naskah soal dan LJUN masih bersatu. Kalau sudah dalam keadaan terpisah, peserta wajib melaporkannya kepada pengawas dan meminta ganti. "Jangan sampai peserta ambil risiko, tetap mengambil naskah soal dan LJUN yang sudah terpisah itu. Harus diganti dengan yang masih dalam kondisi bersatu," tegas Khairil.

Kamis, 04 April 2013

Contoh Lembar Jawaban Ujian Nasional 2013

Nampaknya Kemdikbud RI dalam menyelenggarakan UN 2013 ini tidak ingin kecolongan dengan praktek kecurangan UN seperti tukar-menukar soal maupun LJUN ataupun mengganti LJUN untuk memperbaiki jawaban siswa. Praktek seperti itu sudah bukan rahasia lagi mengingat tuntutan UN yang membuat banyak pihak kewalahan menghadapinya.
Akhirnya segala daya upaya pun dikerahkan secara maksimal demi menggapai hasil memuaskan dalam pelaksanaan UN. Upaya Kemdikbud dalam menekan kecurangan ini adalah menelurkan ide untuk menggunakan LJUN dan soal dengan membubuhkan barcode berupa QR Code. Sehingga Kemdikbud berharap dengan adanya kode paket soal yang unik ini akan menekan tingkat kecurangan UN. 
LJUN dilengkapi dengan barcode berupa QR Code (Quick Response Code) yang berisi kotak dengan motif hitam putih seperti bisa dilihat pada gambar LJUN di bawah. QR Code yang terdapat di LJUN akan sama persis dengan kodebar yang tertera pada paket soal yang diterima oleh peserta UN, mengingat LJUN dan soal pada UN 2013 ini menjadi satu. Sehingga, ini menegaskan bahwa kode paket pada soal UN 2013 tidak seperti tahun-tahun yang lalu.
.
 

Jadi, diharapkan peserta UN hanya fokus pada soalnya sendiri, tanpa harus memikirkan kode paket soal lain dalam satu ruangan. Karena dengan adanya 20 paket soal berbeda di setiap ruang ujian, maka setiap siswa akan mendapatkan satu soal masing-masing yang berbeda satu dengan yang lainnya. 

Selasa, 01 Januari 2013

Mendikbud: Ujian Nasional Bisa Berubah


BANGKALAN, KOMPAS.com - Mendikbud Mohammad Nuh menegaskan bahwa ujian nasional (UN) akan bisa berubah bila Kurikulum 2013 sudah benar-benar diterapkan.
"Tahun ini (2013), UN masih tetap, karena perubahan kurikulum masih Juni 2013, sedangkan UN akan dilaksanakan pada April-Mei 2013," katanya dalam Sosialisasi Kurikulum 2013 di Bangkalan, Senin (31/12/2012).